Keinginan untuk tajrid (melulu beribadat, tanpa berusaha dunia), padahal Allah masih menempatkan engkau padda gologan orang-orang yang garus berusaha (kasab) untuk mendapat keperluan sehari-hari, maka keinginanmu itu termasuk syahwat hawa nafsu yang samar (halus). Sebaliknya keinginanmu untuk berusaha kasab, padahal Allah telah menepatkan dirimu pada golongan orang melulu beribadat tanpa kasab, maka keinginan yang deemikian berertgi menurun dari semangat dan tingkat yang tinggi.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan